5 Energi Alternatif Yang Cocok Untuk Indonesia

Posted: January 5, 2013 in Artikel

renewPosting saya kali ini akan membahas tentang “renewable energy” khususnya untuk keperluan listrik yang cocok dibangun di Indonesia.

Indonesia dengan wilayah yang cukup luas yang terbagi oleh 3 daerah pembagian waktu. Yang terletak di antara 2 benua dan 2 samudera. Negara yang memilki penduduk terbesar ke-4 di dunia saat ini juga dihadapkan dengan kenyataan krisis energi seperti layaknya negara berkembang lainnya. Pemerintah mulai berfikir keras bagaimana caranya agar supply energi mencukupi dari sabang sampai merauke.

Berbagai Pembangkit Listrik dibangun dengan berbagai tenaga dan yang paling gencar dibangun adalah PLTU(Pembangkit Listrik Tenaga Uap) tersebar diberbagai pulau di Indonesia terutama Sumatera dan Jawa. Pembangkit Listrik ini menggunakan batu bara yang dibakar dan menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin hingga disalurkan ke genarator dan akhirnya menjadi listrik.

Keanekaragaman energi alternatif di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk membangun Pembangkit Listrik yang baru.yang bebas dari tenaga fosil.berikut sumber tenaga alternatif yang cocok dibangun di Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan arus listrik.

1.Tenaga Turbin Angin(Windmill)

windmillTenaga angin merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang tak akan pernah habis, apalagi jika diletakkan di dekat pantai yang kaya dengan angin yang kencang.sistem kerja dari turbin angin ini dengan menggunakan kincir angin. Kincir angin dibangun tinggi sekira diatas 30meter, bilah-bilah pada kincir angin akan memutar getar yang berada di bawah tanah pada kincir tersebut, lalu gear tersebut memutar turbin dan selanjutnya disalurkan ke generator hingga menjadi arus listrik. Negara yang sudah menggunakan pembangkit jenis ini antara lain Belanda dan Belgia. Tak heran belanda mendapatkan julukan sebagai negeri kincir angin. Karena tak sulit menemukan kincir angin yang digunakan untuk berbagai keperluan di negeri tersebut, antara lain untuk keperluan pembagkit listrik dan irigasi.

2.Tenaga Panas Bumi(Geothermal)

 Whaling Iceland TourTenaga yang satu ini juga sangat cocok dibangun di Indonesia. Dengan memanfaatkan uap panas yang banyak terdapat di dekat daerah gunung berapi. Praktis pembangkit ini dapat dibangun di seluruh pulau di Indonesia kecuali Pulau Kalimantan yang memang tidak mempunyai gunung berapi. Untuk membangkitkan listrik dengan panas bumi dilakukan dengan pengeboran tanah di daerah yang berpotensi panas bumi untuk membuat lubang gas panas yang akan dimanfaatkan untuk memanaskan ketel uap (boiler) sehingga uapnya bisa menggerakkan turbin yang tersambung ke Generator. Di Indonesia beberapa Geothermal sudah dibangun, salah satunya di wilayah Sulawesi Utara.

3.Tenaga Ombak(Wave)

waveSebagai negara maritim yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, tenaga ombak sangat cocok pula bila diterapkan di Indonesia. Cara kerja dari pembangkit listrik tenaga ombak(wave) atau gelombang laut ini dapat dilihat pada gambar disamping. Air laut yang memiliki arus yang cukup kuat masuk ke dalam terowongan lalu diteruskan untuk menggerakan turbin, dan selanjutnya disalurkan ke generator, an akhirnya dihasilkan arus listrik yang dapat digunakan. Beberapa negara yang sudah menggunakan energi ini untuk keperluan pembakit listrik yaitu Norwegia di negara Skandinavia dekat dengan Baltik.

4.Tenaga Air(Water)

HydropowerTenaga Air dapat dijadikan sumber energi alternatif dengan membangun PLTA(Pembangkit Listrik Tenaga Air). Dengan memanfaatkan sungai yang memiliki arus yang deras, maka pembangunan PLTA diharuskan pula untuk membangun bendungan. Sistem kerjanya dapat dilihat di gambar. Sungai yang memiliki arus yang deras ditampung dan masuk kedalam terowongan dari permukaan sungai yang lebih tinggi, lalu karena kemiringan tersebut arus air dapat lebih kencang dan akhirnya dapat memutarkan turbin yang disalurkan ke generator dan menghasilkan listrik. Pembangunan PLTA ini paling tepat bila dibangun di sungai yang beraliran konsekwen atau subsekwen yang memiliki satu arus saja. Kelemahan dari PLTA adalah saat debit air pada sungai tersebut menurun, maka pasokan listrik juga akan berkurang. Begitupula sebaliknya bila pasokan debit air banyak terutama sehabis hujan maka turbin akan berputar lebih kencang dan menghasilkan listrik sesuai dengan kemampuan turbin. Seluruh pulau-pulau besar di Indonesia memiliki PLTA, terutama di wilayah Sumatera dan Jawa.

5.Energi Sampah(Biomass)

biomassDiantara berbagai energi alternatif yang sudah dibahas diatas, inilah energi alternatif yang paling unik. Siapa bilang sampah tidak bisa digunakan apa-apa lagi dan tidak memiliki nilai ekonomis ?.

Dengan sampah lah saudara-saudara kita yang bekerja sebagai pemulung dan pengepul barang bekas bisa hidup saat ini. Tak cukup disitu, ternyata sampah juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang bernama PLTSa(Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Banyak negara yang sudah menggunakan energi ini, salah satunya Jepang dan Korea. Kebetulan beberapa Kota Besar di Indonesia memiliki problem terhadap sampah yang sudah akut. Mungkin pembangkit tipe ini bisa menjadi solusinya. Cara kerja dari pembangkit tipe ini pertama sampah harus dipilah terlebih dahulu terutama yang masih dapat didaur ulang dan yang tidak. Setelah itu lalu dimasukkan ke dalam Insenerator, agar pembakaran sampah ini tidak berbahaya bagi lingkungan maka di dalam Insenarator suhu pembakaran nya harus diatas 1300 derajat celcius. Asap yang keluar dari lubang pembakaran juga dikendalikan agar memenuhi emisi gas buang sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan. Dari proses pembakaran yang terjadi di insenerator yang menghasilkan panas lalu disalurkan untuk memanaskan Boiler lalu ke turbin dan disalurkan ke generator dan akhirnya menjadi arus listrik. Bagaimana dengan sisa pembakaran tersebut?, sisa pembakaran yang berupa abu bisa digunakan untuk membuat bahan material baru seperti batako dan batu bata. Bahkan bisa dicampurkan ke dalam adonan untuk pembutan asbes atau bahan bangunan lainnya. Salah satu kota yang sudah menerapkan Pembangkit jenis ini adalah kota Bandung di Jawa Barat.

Mengapa sumber energi Tenaga Surya tidak saya masukkan ke dalam daftar ini. Tenaga surya sesungguhnya kurang cocok diterapkan di Indonesia(menurut ahli listrik). Meskipun Indonesia merupakan negara tropis, namun justru di negara tropis itulah banyak terdapat awan yang menutup jalannya sinar matahari, belum lagi ditambah bila cuaca tidak bersahabat(hujan,mendung,badai dsb), maka solar cell tidak dapat menghasilkan arus sama seperti malam hari yang tidak terdapat sinar matahari.

Tenaga Nuklir juga sebenarnya tidak cocok di Indonesia. Beberapa alasannya karena di Indonesia rentan dengan bahaya gempa kecuali Pulau Kalimantan dan juga Bangka Belitung. Pembangunan nuklir memang harus sedekat mungkin dengan laut untuk keperluan pendinginan generator dan turbin. Memang menurut saya nuklir tidak cocok dibangun di Indonesia. Karena masih terdapat banyak tenaga alternatif yang jauh lebih ramah lingkungan dan tidak membahayakan bukan?.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s